pgpaud.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak calon pendidik yang profesional dan kompeten.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE), yang merupakan bagian dari mata kuliah media pembelajaran dan pengembangan kreativitas anak usia dini.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PG PAUD UMSIDA tidak hanya diajarkan teori tentang APE, tetapi juga dibimbing untuk merancang, membuat, dan mengimplementasikan APE sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.
Kegiatan pembuatan APE ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam merancang media pembelajaran yang tidak hanya edukatif tetapi juga menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Mahasiswa PG PAUD diajarkan untuk mengintegrasikan teori perkembangan anak yang telah dipelajari dengan praktik pembelajaran yang real.
Melalui pembuatan APE, mahasiswa diharapkan dapat menguasai kompetensi pedagogik yang diperlukan dalam mendidik anak usia dini, baik secara teori maupun praktik.
Peran APE dalam Pendidikan Anak Usia Dini
Alat Permainan Edukatif (APE) memainkan peran penting dalam pendidikan anak usia dini.
APE bukan hanya sekadar alat permainan, tetapi media yang dirancang untuk mendukung berbagai aspek perkembangan anak, termasuk kognitif, sosial-emosional, bahasa, seni, serta motorik halus dan kasar.
Dalam konteks pendidikan PAUD, APE menjadi sarana utama untuk belajar, di mana anak-anak dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.
Pada kegiatan pembuatan APE, mahasiswa PG PAUD UMSIDA diminta untuk mempertimbangkan berbagai aspek tersebut dalam merancang permainan.
Mereka juga diajarkan untuk memperhatikan faktor keamanan, daya tarik visual, serta nilai edukatif dari APE yang dibuat.
Mengingat tantangan yang sering dihadapi oleh lembaga PAUD terkait keterbatasan sarana dan prasarana, mahasiswa juga dilatih untuk menciptakan APE dengan menggunakan bahan-bahan yang terjangkau dan mudah ditemukan di sekitar mereka.
Dengan pendekatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi pendidik yang kreatif dan inovatif, meskipun berada dalam kondisi yang terbatas.
Proses Kreatif dan Pengembangan Kompetensi Mahasiswa
Proses pembuatan APE dimulai dengan tahap perencanaan, di mana mahasiswa menganalisis kebutuhan perkembangan anak usia dini sesuai dengan usia tertentu.
Mahasiswa kemudian menyusun konsep APE yang akan dibuat, menentukan tujuan pembelajaran, dan memilih jenis permainan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak.
Bahan yang digunakan dalam pembuatan APE juga menjadi perhatian utama, dengan mahasiswa diarahkan untuk menggunakan bahan yang aman dan ramah anak, serta memanfaatkan bahan daur ulang untuk mengurangi biaya.
Setelah tahap perencanaan, mahasiswa mulai beralih ke tahap pembuatan APE. Dalam proses ini, mereka menghasilkan berbagai bentuk APE yang beragam, mulai dari permainan motorik, alat permainan untuk mengenal warna dan bentuk, hingga media untuk mengembangkan kemampuan bahasa dan kreativitas seni anak.
Dalam setiap APE yang dibuat, mahasiswa tidak hanya memikirkan aspek teknis, tetapi juga elemen estetika dan edukatif untuk memastikan permainan tersebut bisa digunakan secara efektif dalam kegiatan belajar anak usia dini.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PG PAUD UMSIDA dilatih untuk mengembangkan kompetensi pedagogik mereka.
Mereka belajar untuk menjelaskan fungsi, cara penggunaan, serta manfaat APE yang mereka buat.
Selain itu, mahasiswa juga dilatih untuk berpikir kritis dan reflektif terhadap media pembelajaran yang telah mereka buat, dengan mempertanyakan apakah APE tersebut sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
Kegiatan Berkelanjutan dan Komitmen PG PAUD UMSIDA
Kegiatan pembuatan APE ini menjadi salah satu bentuk komitmen PG PAUD UMSIDA dalam menghasilkan pendidik yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga terampil dalam menerapkan pengetahuan mereka dalam situasi nyata.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PG PAUD UMSIDA diharapkan mampu mengembangkan keterampilan teknis dan kompetensi pedagogik yang dapat diterapkan dalam dunia kerja sebagai pendidik PAUD.
Selain itu, nilai-nilai kreativitas, inovasi, dan kepedulian lingkungan juga diperkenalkan melalui penggunaan bahan-bahan daur ulang dalam pembuatan APE.
Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari peran aktif dosen PG PAUD UMSIDA yang menjadi fasilitator dalam proses pembelajaran berbasis praktik.
Dosen memberikan bimbingan, arahan, dan evaluasi kepada mahasiswa, serta menekankan pentingnya inovasi dan orisinalitas dalam pembuatan APE.
Dengan adanya pendampingan yang intensif, mahasiswa dapat menghasilkan karya yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran anak usia dini saat ini.
Dengan kegiatan pembuatan APE ini, PG PAUD UMSIDA terus berusaha mencetak calon pendidik PAUD yang memiliki kemampuan teknis, pedagogik, serta nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi.
Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan bekal yang cukup bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan anak usia dini di masa depan, serta mempersiapkan mereka untuk menjadi pendidik yang kreatif, inovatif, dan berintegritas.
Penulis: Rab Fauzul Mubin
Edotor: Nabila Wulyandini

















