pgpaud.umsida.ac.id — Pada 14 Januari 2026, Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) bersama dengan Ikatan Guru RA (IGRA) Kabupaten Sidoarjo mengadakan kolaborasi untuk mengembangkan kurikulum berbasis cinta dalam pendidikan anak usia dini.
Kegiatan yang berlangsung di Nyai Walidah Auditorium, GKB 7, lantai 7 Kampus 3 UMSIDA ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Dekan Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) UMSIDA, Dr. Septi Budi Sartika, M.Pd, Rektor UMSIDA, Dr. Hidayatulloh, M.Si, serta Dr. Nafik Palil, M.Pd, yang memaparkan materi mengenai kurikulum berbasis cinta.
Acara ini juga dihadiri oleh banyak praktisi pendidikan dari berbagai lembaga pendidikan anak usia dini di Sidoarjo.
Kurikulum Berbasis Cinta: Konsep dan Tujuan dalam Pendidikan PAUD

Sumber: Pexels
Kegiatan kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan kurikulum berbasis cinta yang menjadi perhatian utama dalam pendidikan anak usia dini.
Dr. Nafik Palil, M.Pd, yang merupakan ahli dalam bidang pengembangan kurikulum PAUD, menjelaskan bahwa pendidikan berbasis cinta bertujuan untuk menumbuhkan rasa kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap anak-anak.
“Kurikulum berbasis cinta ini penting karena pendidikan anak usia dini tidak hanya menekankan pada aspek akademik saja, tetapi juga membangun fondasi emosional dan sosial yang kuat bagi anak-anak,” ujar Dr. Nafik.
Ia menambahkan bahwa pendekatan ini bertujuan untuk mengembangkan anak yang cerdas secara intelektual, emosional, dan sosial.
Dalam pemaparan tersebut, Dr. Nafik juga menjelaskan bagaimana kurikulum berbasis cinta dapat mempengaruhi perkembangan karakter anak.
“Dengan pendekatan yang penuh kasih sayang, anak-anak akan merasa dihargai dan lebih termotivasi untuk belajar. Mereka juga akan mengembangkan keterampilan sosial yang baik, yang akan sangat bermanfaat dalam interaksi mereka dengan teman sebaya dan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Kurikulum berbasis cinta ini, menurut Dr. Nafik, juga akan berfokus pada penguatan karakter anak, yang akan membentuk mereka menjadi individu yang lebih peduli terhadap sesama dan lingkungan mereka.
Sinergi Mahasiswa, IGRA, dan UMSIDA dalam Pengembangan Pendidikan PAUD

Sumber: Pexels
Acara ini juga menjadi bukti nyata dari sinergi yang kuat antara mahasiswa, IGRA, dan UMSIDA dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
Kolaborasi ini bukan hanya menguntungkan pihak UMSIDA, tetapi juga memberikan dampak positif bagi IGRA dan lembaga pendidikan lainnya di Sidoarjo.
Dr. Septi Budi Sartika, M.Pd, Dekan FPIP UMSIDA, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan komunitas pendidikan di Sidoarjo.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena melalui kolaborasi seperti ini, kita dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini di Sidoarjo,” ujar Dr. Septi.
Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan peran aktif mahasiswa UMSIDA dalam pengembangan pendidikan di Sidoarjo.
Mahasiswa PG PAUD UMSIDA turut berperan dalam mempersiapkan materi promosi dan presentasi, serta berinteraksi langsung dengan peserta dari IGRA dan lembaga pendidikan lainnya.
“Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan seperti ini sangat berharga, karena mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman praktis, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan anak usia dini,” jelas Dr. Septi.
Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa UMSIDA tidak hanya fokus pada studi akademik di kampus, tetapi juga memiliki komitmen yang tinggi untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di masyarakat.
Dukungan Penuh dari Rektor UMSIDA dan Harapan untuk Pendidikan Anak Usia Dini
Rektor UMSIDA, Dr. Hidayatulloh, M.Si, juga memberikan sambutannya dalam acara tersebut.
Beliau sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Prodi PG PAUD UMSIDA dan IGRA Sidoarjo, serta berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut.
“Kolaborasi ini sangat penting, tidak hanya untuk meningkatkan kualitas pendidikan PAUD, tetapi juga untuk memperkenalkan UMSIDA sebagai perguruan tinggi yang peduli dengan perkembangan pendidikan di masyarakat.” ujar Dr. Hidayatulloh.
Kami berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini, lebih banyak lembaga pendidikan yang dapat bekerja sama dengan UMSIDA untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya lagi.
Dr. Hidayatulloh juga menekankan bahwa UMSIDA memiliki komitmen yang kuat untuk terus mengembangkan program-program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Kami di UMSIDA selalu berusaha untuk menyediakan program-program yang tidak hanya berkualitas tetapi juga berorientasi pada kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui pengembangan kurikulum berbasis cinta dalam pendidikan anak usia dini,” tambahnya.
Penulis: Nabila Wulyandini

















