pgpaud.umsida.ac.id —Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Pendidikan dan Studi Islam (FPSI) Umsida bersama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) mencatat capaian penting dalam upaya peningkatan kualifikasi akademik pendidik anak usia dini.
Sebanyak 171 mahasiswa program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dinyatakan lulus yudisium yang diselenggarakan pada Selasa (20/10/2026) di Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Capaian ini menjadi wujud kontribusi kerja sama antara perguruan tinggi dan organisasi profesi dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi pendidik PAUD.
Melalui program RPL, pengalaman kerja dan pembelajaran yang relevan dapat diakui sebagai bagian dari capaian pembelajaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kolaborasi Strategis untuk Meningkatkan Kualifikasi Pendidik PAUD

Ketua Program Studi PG-PAUD UMSIDA, Dr Luluk Iffatur Rocmah M Pd, menyampaikan bahwa kelulusan 171 mahasiswa tersebut merupakan capaian yang membanggakan sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan anak usia dini.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas kelulusan 171 mahasiswa RPL PG-PAUD Umsida. Pencapaian ini merupakan hasil dari perjuangan, komitmen, dan semangat mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi di tengah berbagai tanggung jawab yang mereka jalani.
Kami berharap kelulusan ini tidak hanya menjadi pencapaian akademik, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sebagai pendidik PAUD,” ungkap Dr Luluk Iffatur Rocmah M Pd.
Menurutnya, kerja sama dengan HIMPAUDI memiliki arti penting dalam mendukung peningkatan kualifikasi akademik para pendidik.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi pendidik PAUD untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mengembangkan kapasitas profesionalnya.
“Pendidik PAUD memiliki peran yang sangat penting dalam meletakkan fondasi perkembangan anak. Karena itu, peningkatan kualifikasi akademik perlu diiringi dengan penguatan kompetensi, kepedulian, kreativitas, dan kemampuan memahami kebutuhan setiap anak. Kami berharap para lulusan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas,” tambahnya.
Lihat Juga: Mahasiswa FPSI Praktik Mengajar 2026 PAI di PAUD Aisyiyah Solokuro
Yudisium sebagai Awal Pengabdian yang Lebih Profesional
Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk memperoleh pengakuan atas capaian pembelajaran yang telah dimiliki melalui pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja yang relevan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Bagi para pendidik PAUD, kesempatan ini menjadi salah satu jalur untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan mempertimbangkan pengalaman dan kompetensi yang telah dikembangkan selama menjalankan profesinya.
Kelulusan 171 mahasiswa dalam yudisium ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik mereka.
Setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan diharapkan mampu mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan pengalaman praktik di lapangan sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi lembaga PAUD tempat mereka berkarya.
Dr Luluk juga berharap para lulusan terus mengembangkan diri dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk memberikan layanan pendidikan yang berpihak pada kebutuhan dan tahap perkembangan anak.
“Harapan kami, para lulusan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik. Jadilah pendidik yang reflektif, inovatif, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap tumbuh kembang anak. Bawalah perubahan positif di lingkungan masing-masing dan jadikan pengalaman selama menempuh pendidikan sebagai bekal untuk terus bertumbuh,” pesannya.
Lihat juga: Dosen PGPAUD Umsida Raih Doktor 2026, Fokus Riset Lagu Anak Berkualitas
Memperkuat Sinergi untuk Kemajuan Pendidikan Anak Usia Dini

Keberhasilan 171 mahasiswa menyelesaikan tahapan akademik hingga dinyatakan lulus yudisium menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara PG-PAUD Umsida dan HIMPAUDI.
Kerja sama ini diharapkan dapat terus mendukung peningkatan kualifikasi akademik pendidik sekaligus memperkuat profesionalisme tenaga pendidik anak usia dini.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi menjadi salah satu langkah penting untuk menjembatani kebutuhan peningkatan kualifikasi dengan pengalaman nyata para pendidik di lapangan.
Upaya tersebut diharapkan turut mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini.
Dengan kelulusan 171 mahasiswa RPL, PG-PAUD UMSIDA menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional di bidang PAUD.
Para lulusan diharapkan menjadi bagian dari penggerak peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (finnaja)
















