pgpaud.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Umsida sukses menyelenggarakan lomba mewarnai dalam rangkaian FPIP EDUFAIR 2026 pada Minggu, 13 Mei 2026.
Kegiatan ini diikuti anak usia dini dari berbagai wilayah yang hadir bersama orang tua mereka untuk mengikuti perlombaan bernuansa edukatif, kreatif, dan menyenangkan.
Sejak pagi, suasana lokasi kegiatan tampak ramai oleh peserta dan pendamping. Anak-anak datang dengan membawa perlengkapan mewarnai, sementara orang tua turut mendampingi proses registrasi hingga persiapan lomba.
Setelah pembukaan oleh panitia, peserta diarahkan menempati tempat masing-masing sebelum mulai mengerjakan gambar yang telah disediakan.
Acara ini diawali dengan pembukaan resmi oleh Rektor Umsida dan Dekan Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan Umsida.
Kehadiran pimpinan universitas dan fakultas menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan pendidikan anak usia dini yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pada proses tumbuh kembang anak.
Perwakilan panitia menyampaikan bahwa lomba mewarnai ini dirancang sebagai ruang belajar yang ramah anak.
“Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. Mereka tidak hanya datang untuk berlomba, tetapi juga belajar percaya diri, berani tampil, dan mengekspresikan imajinasinya melalui warna,” ujarnya.
Kreativitas Anak Tumbuh Lewat Warna
Setelah aba-aba dimulai, para peserta segera menuangkan ide dan imajinasi mereka pada gambar yang telah disediakan.
Beragam warna cerah terlihat menghiasi setiap karya. Ada peserta yang memilih warna sesuai objek gambar, ada pula yang menambahkan sentuhan warna berbeda sehingga karya mereka tampak unik dan menarik.
Lomba mewarnai ini menjadi sarana bagi anak untuk mengembangkan kreativitas sejak dini.
Melalui aktivitas memilih warna, mengisi bidang gambar, dan menyelesaikan karya, anak belajar membuat keputusan sederhana secara mandiri.
Mereka juga belajar menyelesaikan tugas dengan fokus dalam batas waktu tertentu.
Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa lomba ini sejalan dengan karakter PG PAUD Umsida yang dekat dengan dunia pendidikan anak.
“Mewarnai terlihat sederhana, tetapi bagi anak usia dini kegiatan ini sangat penting. Dari kegiatan ini, anak belajar mengoordinasikan mata dan tangan, melatih kesabaran, serta mengenal warna secara lebih menyenangkan,” jelasnya.
Selama perlombaan berlangsung, peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Beberapa anak tampak serius memilih kombinasi warna, sementara lainnya terlihat menikmati proses mewarnai dengan ekspresi gembira.
Orang tua yang hadir juga memberikan dukungan dari sisi area pendampingan tanpa mengganggu kemandirian anak dalam menyelesaikan karyanya.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri dengan memperhatikan beberapa aspek, seperti kerapian, kreativitas, kesesuaian warna, dan keberanian anak dalam menyelesaikan gambar.
Hasil karya peserta menunjukkan bahwa setiap anak memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan imajinasinya.
Melatih Motorik Halus dan Percaya Diri
Lomba mewarnai bukan sekadar kegiatan menggambar dan memberi warna.
Bagi anak usia dini, aktivitas ini memiliki manfaat penting untuk perkembangan motorik halus. Saat anak memegang krayon, mengatur tekanan tangan, dan menjaga warna agar tidak keluar garis, mereka sedang melatih koordinasi tangan, jari, dan penglihatan.
Selain motorik halus, kegiatan ini juga melatih konsentrasi. Anak belajar duduk tenang, memperhatikan bidang gambar, memilih warna, dan menyelesaikan tugas sampai akhir.
Proses tersebut menjadi bagian dari pembelajaran yang menyenangkan karena anak tidak merasa sedang diberi beban akademik.
Salah satu panitia PG PAUD Umsida menyebut bahwa respon orang tua cukup positif.
“Banyak orang tua senang karena anak-anak bisa mengikuti kegiatan yang positif. Mereka melihat anaknya berani duduk sendiri, fokus mewarnai, dan bangga ketika hasil karyanya selesai,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi media interaksi sosial bagi anak. Mereka dapat bertemu teman sebaya, melihat karya peserta lain, dan belajar menerima hasil lomba dengan sikap sportif.
Nilai-nilai seperti percaya diri, kemandirian, dan keberanian tampil menjadi bagian penting dari pengalaman lomba.
Bagi PG PAUD Umsida, kegiatan ini juga menjadi kesempatan mengenalkan pentingnya stimulasi anak melalui aktivitas sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, namun tetap memiliki nilai pendidikan, sosial, emosional, dan karakter yang kuat bagi anak sejak usia dini pula.
Melalui lomba mewarnai FPIP EDUFAIR 2026, PG PAUD Umsida menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kegiatan edukatif yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.
Kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran anak usia dini dapat dikemas secara kreatif, menyenangkan, dan tetap bermakna bagi tumbuh kembang mereka.
Penulis: Fitri
















