pgpaud.umsida.ac.id — Mahasiswi dari Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Fakultas PendidiUniversitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Talitha Aurielia Novalidya, berhasil lolos seleksi tahap akhir WIJABA Internship Program Batch 11. Dalam daftar peserta yang dinyatakan lolos, Talitha ditempatkan pada divisi Environmental Program Officer dengan regional penugasan Bali.
Informasi kelulusan tersebut tercantum dalam Surat Pemberitahuan Peserta Lolos Seleksi WIJABA Internship Program Batch 11 tertanggal 27 Juli 2026. Surat tersebut ditujukan kepada Dekan FPSI Universitas Muhammadiyah Sidoarjo yaitu Dr Septi Budi Sartika MPd dan menyampaikan hasil seleksi tahap final yang meliputi interview dan microteaching.
Kelulusan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa PGPAUD UMSIDA untuk memperoleh pengalaman belajar di luar kampus sekaligus mengembangkan keterampilan yang berkaitan dengan pelaksanaan program dan kegiatan lingkungan.
Lolos Seleksi Interview dan Microteaching
WIJABA juga menyampaikan bahwa peserta yang sudah tercantum dalam lampiran surat telah menyelesaikan rangkaian seleksi tahap final. Seleksi tersebut terdiri atas proses wawancara dan microteaching sebelum peserta dinyatakan berkesempatan bergabung dalam WIJABA Internship Program Batch 11.
Dari daftar peserta yang telah diumumkan, Talitha menjadi mahasiswa dari Program Studi PGPAUD UMSIDA yang dinyatakan lolos. Ia ditempatkan sebagai Environmental Program Officer dan akan menjalani program pada regional Bali selama satu semester.
Posisi Environmental Program Officer membuka ruang bagi peserta untuk terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan program lingkungan. Pengalaman tersebut dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa PGPAUD untuk memperluas perspektif bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya berkaitan dengan kegiatan pembelajaran di dalam kelas.
Isu lingkungan juga dapat dihubungkan dengan pendidikan anak sejak usia dini melalui pembentukan kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan, mengenal lingkungan sekitar, membuang sampah pada tempatnya, hingga membangun kepedulian terhadap alam.
Dengan mengikuti program magang tersebut, Talitha juga memiliki kesempatan untuk mempelajari pelaksanaan program secara langsung sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi, koordinasi, adaptasi, dan kerja sama dalam lingkungan profesional.
Perluas Pengalaman Mahasiswa PGPAUD
Keikutsertaan dalam program magang ini dapat menjadi salah satu bentuk pengalaman belajar yang melengkapi kegiatan akademik mahasiswa. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui perkuliahan, tetapi juga menghadapi situasi kerja yang membutuhkan kemampuan beradaptasi dan menyelesaikan tugas secara nyata.
Bagi mahasiswa PGPAUD, pengalaman lintas bidang seperti program lingkungan ini juga dapat memperkaya pemahaman mengenai pembelajaran kontekstual. Pengetahuan yang diperoleh selama magang nantinya dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan kegiatan pendidikan yang dekat dengan kehidupan anak.
Misalnya, pengalaman mengenai program lingkungan dapat diterjemahkan menjadi aktivitas sederhana untuk anak usia dini, seperti mengenal tanaman, memilah sampah, merawat lingkungan sekolah, atau membuat karya dari bahan yang dapat digunakan kembali.
Pengalaman tersebut tentu tetap perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Namun, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan di luar bidang pembelajaran formal dapat memperluas referensi ketika nantinya merancang kegiatan pendidikan.
Kesempatan Belajar di Regional Bali
Penempatan Talitha pada regional Bali juga memberikan pengalaman tersendiri. Mahasiswa akan berhadapan dengan lingkungan baru yang menuntut kemampuan beradaptasi dengan kondisi sosial, budaya, dan pola kerja yang berbeda.
Dalam daftar resmi WIJABA Internship Program Batch 11, peserta ditempatkan pada beberapa divisi dan regional. Talitha tercatat sebagai peserta PGPAUD yang memperoleh penempatan Environmental Program Officer di Bali.
Kesempatan ini menjadi ruang bagi Talitha untuk mengembangkan kompetensi selama menjalani pendidikan sebagai calon pendidik anak usia dini. Pengalaman mengikuti program magang juga dapat menjadi bekal untuk membangun kemampuan profesional sebelum memasuki dunia kerja.
Lolosnya mahasiswa PGPAUD UMSIDA dalam program tersebut menunjukkan bahwa pengalaman mahasiswa dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan di luar perkuliahan. Tidak hanya berfokus pada kemampuan mengajar, mahasiswa juga dapat memperkuat kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar juga.
Melalui WIJABA Internship Program Batch 11, Talitha akan membawa pengalaman akademik PGPAUD UMSIDA ke ruang belajar yang lebih luas. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan diri dan juga sekaligus memperkaya perspektifnya sebagai calon pendidik anak usia dini dimasa depan nantinya.
Penulis: Nabila Wulyandini

















