pgpaud.umsida.ac.id —Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) melalui kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 di KB/TK Harapan Permata Bunda memperoleh pengalaman berharga dalam mengamati berbagai program pembelajaran yang mendukung perkembangan karakter dan keterampilan anak usia dini.
Selama pelaksanaan PLP 2, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan yang dirancang untuk menumbuhkan nilai kedisiplinan, kreativitas, keagamaan, dan kemandirian pada peserta didik.
Berbagai program yang diterapkan secara rutin menunjukkan komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter sejak usia dini.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui pembiasaan harian dan mingguan yang melibatkan seluruh peserta didik dengan pendampingan para guru.
Pengalaman ini menjadi sarana pembelajaran penting bagi mahasiswa PG PAUD untuk memahami praktik pendidikan anak usia dini yang dilakukan secara langsung di lingkungan sekolah.
Upacara Bendera Menumbuhkan Cinta Tanah Air Sejak Dini

Salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan di KB/TK Harapan Permata Bunda adalah upacara bendera setiap hari Senin.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik bersama para guru dengan penuh semangat dan tertib.
Upacara bendera menjadi sarana pembelajaran yang mengenalkan anak pada nilai nasionalisme serta penghargaan terhadap simbol-simbol negara.
Dalam pelaksanaannya, anak-anak diajak mengikuti rangkaian upacara sederhana yang disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan mereka.
Peserta didik berdiri dengan rapi, mengikuti penghormatan kepada bendera Merah Putih, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama-sama.
Guru berperan aktif memberikan arahan dan contoh agar anak dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan memahami makna dari setiap rangkaian kegiatan yang dilakukan.
Melalui pembiasaan tersebut, anak-anak belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, serta pentingnya kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam menanamkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda sejak usia dini.
PLP 2 PG PAUD Mengamati Pembiasaan Keagamaan dan Kreativitas Anak

Selain kegiatan upacara bendera, KB/TK Harapan Permata Bunda juga rutin melaksanakan salat Duha berjamaah setiap hari Jumat.
Kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari pembiasaan positif yang bertujuan mengenalkan nilai-nilai agama kepada anak sejak dini.
Anak-anak mengikuti salat Duha dengan bimbingan para guru dalam suasana yang nyaman dan menyenangkan.
Sebelum pelaksanaan salat, peserta didik terlebih dahulu mempersiapkan diri dan mendengarkan arahan yang diberikan oleh guru.
Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar melaksanakan ibadah, tetapi juga mengembangkan sikap tertib, disiplin, serta menghargai teman-teman di sekitarnya.
Di samping pembiasaan keagamaan, sekolah juga memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan kreativitas melalui kegiatan ekstrakurikuler mewarnai dan menggambar.
Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari Kamis dengan melibatkan seluruh peserta didik sesuai minat dan kemampuan masing-masing.
Anak-anak diberikan kesempatan untuk menuangkan ide dan imajinasi melalui berbagai gambar dan pilihan warna yang mereka sukai.
Proses tersebut membantu mengembangkan kreativitas, kemampuan motorik halus, konsentrasi, serta ketelitian anak dalam menyelesaikan tugas.
Pendampingan guru selama kegiatan berlangsung turut mendukung perkembangan kemampuan anak secara optimal.
Cooking Class Jadi Pembelajaran Menyenangkan bagi Anak Usia Dini

Program lain yang menarik perhatian peserta didik adalah kegiatan cooking class yang dilaksanakan dengan tema membuat ayam kentaki.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak tampil layaknya koki cilik dengan mengenakan topi koki dan celemek selama proses pembelajaran berlangsung.
Peserta didik diajak mengenal berbagai bahan masakan sederhana sebelum mempraktikkan tahapan pembuatan makanan bersama guru.
Kegiatan belajar berbasis praktik ini memberikan pengalaman baru yang menyenangkan bagi anak-anak karena mereka dapat belajar secara langsung melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan sambil berinteraksi dengan teman-teman mereka.
Melalui cooking class, peserta didik belajar mengembangkan kemandirian, kreativitas, keberanian, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melatih koordinasi motorik sekaligus memperkenalkan konsep dasar memasak kepada anak usia dini.
Beragam program yang diterapkan di KB/TK Harapan Permata Bunda menunjukkan bahwa pembelajaran anak usia dini dapat dilakukan melalui kegiatan yang menarik, interaktif, dan bermakna.
Pengalaman tersebut memberikan wawasan bagi mahasiswa PLP 2 PG PAUD UMSIDA mengenai pentingnya menghadirkan lingkungan belajar yang mampu mendukung perkembangan karakter, keterampilan, dan potensi anak secara menyeluruh.
















