Orang tua

Guru dan Orang Tua Jadi Kunci Sukses Terapkan PHBS di TK Candi Sidoarjo

paud.umsida.ac.id — Upaya membangun perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini menjadi perhatian penting bagi para pendidik di Kecamatan Candi, Sidoarjo. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang digagas oleh Dr Choirun Nisak Aulina MPd dan Dr Yuli Astutik MPd, dosen Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) Umsida, para guru dan orang tua di dua TK mitra dilatih untuk menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kegiatan belajar sehari-hari.

Program yang dilaksanakan di TK Aisyiyah 6 Durung Bedug dan TK Riadhus Sholihin Kalipecabean ini bertujuan meningkatkan pengetahuan guru dan orang tua tentang pentingnya pola hidup sehat dalam mencegah penyakit menular serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman.

Kegiatan berlangsung selama enam bulan, sejak September 2017 hingga Februari 2018, dan melibatkan workshop, parenting, serta praktik langsung penerapan delapan indikator PHBS di lingkungan sekolah.

Workshop PHBS: Guru Jadi Teladan Sehat di Sekolah

Kegiatan utama program ini berupa pelatihan dan workshop bagi guru tentang cara mengintegrasikan PHBS ke dalam proses pembelajaran anak usia dini. Selama dua hari, para guru berdiskusi dan berlatih menerapkan indikator PHBS, mulai dari mencuci tangan dengan benar, menggunakan jamban sehat, berolahraga teratur, hingga membiasakan anak membuang sampah pada tempatnya.

Selain mendapatkan pemahaman teori, guru juga diajak mempraktikkan delapan indikator utama PHBS versi Kementerian Kesehatan, seperti menyediakan fasilitas cuci tangan dengan air mengalir, menimbang berat badan anak setiap bulan, serta menciptakan kawasan sekolah bebas asap rokok.

Dari hasil kegiatan, sekolah mitra mulai memiliki aturan PHBS tertulis dan jadwal kegiatan rutin seperti senam pagi, pemeriksaan berat badan, dan kegiatan kebersihan lingkungan. Anak-anak pun menunjukkan perubahan perilaku positif, lebih rajin menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Parenting Class: Orang Tua Jadi Mitra Sehat di Rumah

Selain guru, program ini menekankan peran penting orang tua melalui kegiatan parenting bertema “Makanan Sehat untuk Anak Usia Dini.”

Kegiatan yang menghadirkan narasumber praktisi kesehatan Yanik Puswanti MKeb ini diikuti antusias oleh wali murid kelompok A dan B. Mereka berdiskusi tentang kandungan gizi seimbang, bahaya makanan instan, serta pentingnya bekal sehat dari rumah.

Salah satu kebijakan yang lahir dari kegiatan ini ialah kewajiban anak membawa bekal sehat dan larangan jajan di luar pagar sekolah. Edukasi ini mendorong orang tua memahami bahwa asupan bergizi seimbang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan daya tahan tubuh anak. Hasilnya, anak-anak menjadi lebih terjaga dari risiko penyakit food borne disease yang kerap menyerang anak usia dini akibat makanan tidak higienis.

Para wali murid juga diajarkan tujuh langkah mencuci tangan yang benar sesuai panduan WHO. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan tentang cara memilih bahan makanan aman, tips memasak tanpa bahan pengawet, hingga kebiasaan menjaga kebersihan kuku dan pakaian anak di rumah.

Dampak Nyata: Sekolah Bersih, Siswa Sehat, Belajar Semangat

Implementasi PHBS di dua TK mitra ini memberikan hasil yang signifikan. Lingkungan sekolah kini lebih bersih, kamar mandi lebih ramah anak, dan kegiatan olahraga rutin membuat anak-anak lebih aktif dan sehat. Para guru pun mengakui bahwa pembiasaan PHBS membawa perubahan positif pada semangat belajar siswa.

Delapan indikator PHBS mulai dari cuci tangan, konsumsi jajanan sehat, hingga menimbang berat badan bulanan—telah menjadi rutinitas yang menyenangkan bagi anak. Sekolah juga menambahkan lima kegiatan penunjang seperti menjaga kebersihan rambut, kuku, dan pakaian setiap Senin pagi.

Menurut Dr Choirun Nisak Aulina, keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat sekitar sekolah.

“Pola hidup bersih dan sehat harus menjadi kebiasaan bersama, bukan sekadar aturan sekolah,” ujarnya dalam laporan kegiatan.

Dengan pendekatan edukatif yang melibatkan seluruh komponen, program PHBS di TK Kecamatan Candi Sidoarjo membuktikan bahwa pendidikan kesehatan dapat dimulai sejak usia dini.

Anak-anak tidak hanya belajar berhitung dan membaca, tetapi juga belajar menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan makanan mereka, pondasi penting menuju generasi Indonesia yang sehat dan berkarakter.

Penulis: Mutafarida

Bertita Terkini

Bermain merupakan aktivitas yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan anak usia dini karena melalui bermain anak belajar memahami dunia
Mengapa Bermain Penting bagi Perkembangan Anak Usia Dini?
November 4, 2026By
Montessori menjadi pendekatan pembelajaran yang diterapkan mahasiswa PLP 2 dalam mendampingi anak-anak di TPA-TC-KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Bebekan.
Montessori Jadi Pendekatan PLP 2 PG PAUD UMSIDA di ABA Bebekan
November 3, 2026By
profesi pemadam kebakaran dikenalkan kepada anak-anak KB The Sun Kids melalui kegiatan simulasi pemadaman api dalam tema pembelajaran “Jika Aku Besar Nanti”.
Pemadam Kebakaran Jadi Tema Seru PLP 2 PG PAUD UMSIDA di KB THE SUN KIDS
October 30, 2026By
mahasiswa PG PAUD UMSIDA, Silvia Andini, menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) Lingoo Book untuk mengenalkan huruf vokal kepada anak Kelompok Bermain
Lingoo Book Jadi Media Kreatif PLP 2 PG PAUD UMSIDA
October 30, 2026By
(PLP) 2 di KB/TK Harapan Permata Bunda pengalaman berharga dalam mengamati berbagai program pembelajaran keterampilan anak usia dini.
PLP 2 PG PAUD Amati Pembiasaan Positif Anak Usia Dini di KB/TK Harapan Permata Bunda
October 28, 2026By
Perkuat Kualifikasi Pendidik PAUD, Kolaborasi PG-PAUD UMSIDA dan HIMPAUDI Antarkan 171 Mahasiswa Lulus Yudisium
Luluskan 171 Mahasiswa, UMSIDA dan HIMPAUDI Sidoarjo Komit Tingkatkan Kualitas Pendidik PAUD
October 22, 2026By
Dosen PGPAUD Umsida Raih Doktor 2026, Fokus Riset Lagu Anak Berkualitas
October 6, 2026By
Mahasiswi PGPAUD UMSIDA Lolos WIJABA Internship Program Batch 11
August 14, 2026By

Prestasi

Mahasiswi PGPAUD UMSIDA Lolos WIJABA Internship Program Batch 11
August 14, 2026By
Paku Bumi 2026
Mahasiswi PGPAUD Putri Az Zahrah Sabet Emas di Paku Bumi 2026
April 10, 2026By
putri
Putri Az-Zahra, Mahasiswa PGPAUD Raih Juara di Kejuaraan Pencak Silat Kanjuruhan Fighter Competition II 2025
September 5, 2025By
Wisudawan Berprestasi
Yuniar Rifti Nurfadhila, Wisudawan Berprestasi yang Menginspirasi dengan Dedikasi dan Manajemen Waktu yang Efektif
August 5, 2025By
mahasiswa
Mahasiswa PGPAUD Umsida Raih Juara 1 Pada Kejuaraan Pencak Silat IPSI Malang Champions 5 2025
July 29, 2025By
wijaba
Lolos WIJABA Internship Program 2025, Mahasiswa PG-PAUD Berharap Bisa Ikut Berkontribusi dalam Pendidikan Digital
January 24, 2025By
Tim Tari PG PAUD Umsida yang berhasil meraih Juara 1 Lomba Tari Kreasi GEMPITA 2021
March 5, 2024By
PG PAUD UMSIDA SLEPET JUARA 1 LOMBA TARI SE PTMA
January 17, 2024By